Profesi Kependidikan

Posted: 9 Desember 2009 in Profesi Kependidikan
Tag:

BAB I SIKAP PROFESIONAL KEGURUAN…………………………………………         1

  1. PENGERTIAN SIKAP DAN POLA TINGKAH LAKU GURU YANG PROFESIONAL    ………………………………………………………………………………………………. 1
  2. PENGERTIAN PROFESI, HAKIKAT PROFESI, DAN CIRI-CIRI PROFESI                     1
  3. UNSUR-UNSUR PROFESI, KODE ETIK……………………………………         2
  4. PERMASALAHAN…………………………………………………………………..         2
  5. TUJUAN………………………………………………………………………………….         3

BAB II (ISI) ANALISIS………………………………………………………………………..         4

BAB III  PENUTUP……………………………………………………………………………..         5

  1. KRITIK……………………………………………………………………………………         5
  2. SARAN……………………………………………………………………………………         5

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

  1. a. Latar Belakang

A.1 Rancangan sikap, pada tingkah laku guru yang profesional

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik dimasyarakat apabila dapat menunjukan pada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah memang ada yang patut di teladani /tidak. Bagaimana guru meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengetahuannya, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa, teman-temanya serta anggota masyarakat, sering menjadi perhatian masyarakat luas.

A.2 Pengertian profesi, hakikat profesi, ciri-ciri profesi.

  • Profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang berkualitas tinggi dalam mengabdi untuk mencapai kesejahteraan.
  • Melayani masyarakat merupakan karir yang akan dilaksanakan sepanjang hayat (tidak berganti-ganti pekerjaan).
  • Memerlukan bidang ilmu dan keterampilan tertentu diluar jangkauan khalayak ramai (tidak semua orang dapat melakukannya)
  • Menggunakan hasil penelitian dan aplikai dari teori ke praktek.
  • Memerlukan pelatihan khusu dengan waktu yang panjang.

 

HAKIKAT PROFESI

  • Melakukan pelayanan dan pengabdian yang dilandasi dengan kemampuan dan filsafat yang baik dan mantap.
  • Menampakkan keterampilan teknis yang didukung oleh pengetahuan sikap kepribadian yang dilandasi oleh nilai-nilai/norma-norma perilaku anggota.

 

CIRI-CIRI PROFESI

  • Apabila seseorang berbicara seperti mempunyai daftar teori yang sistematis.
  • Kewenangan diakui oleh masyarakat.
  • Agar kebudayaan profesi yang terdiri atas norma atau kode etik.

A.3 Unsur-unsur profesi, kode etik

Unsur-unsur Profesi

  • Memiliki dasar ilmu yang sistematis dari dasar teori maksudnya memiliki wawasan pengetahuan yang bisa dipertanggung jawabkan berdasarkan teori yang ada.
  • Ada sangsi masyarakat

Ada penilaian dari masyarakat atas kemampuannya atau profesi yang dimilikinya.

  • Setiap profesi keguruan harus mempunyai norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi didalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam hidup masyarakat.
  • Kewarganegaraan profesi setara dengan sertifikat tenaga profesi guru.
  • Kebudayaan profesi
  • Peraturan profesi.

KODE ETIK

Setiap profesi seperti, telah dibicrakan dalam bagian terdahulu harus mempunyai kode etik profesi dengan demikian, jabatan doktor, notaris, arsitek, guru, dan lain-lain, yang merupakan bidang pekerjaan profesi mempunyai kode etik, sama halnya dengan kata profesi sendiri, penafsiran tentang kode etik juga belum memiliki pengertian yang sama.

  1. Permasalahan
    1. Guru yang profesional harus menjadi panutan yang baik bagi masyarakat.
    2. Guru harus dapat meningkatkan pelayanan dan pengetahuannya.
      1. Sesuatu pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang berkualitas tinggi dalam mengabdi untuk mencapai kesejahteraan, dan tidak berganti-ganti pekerjaan dalam melayani masyarakat, hasil penelitian dan aplikasi dari teori ke praktek dan memerlukan perhatian khusus dengan waktu yang panjang sehingga disebut dengan profesi.
      2. Pelayanan dan pengabdian dilakukan dengan kemampuan dan filsafat yang baik dan mantap, kemampuan teknis dengan pengetahuan sikap kepribadian yang dilandasi oleh nilai-nilai atau norma-norma perilaku anggota sehingga disebut dengan hakikat profesi.
      3. Berbicara dengan daftar teori yang sistematis dan kebudayaan profesi terdiri atas norma atau kode etik yang disebut dengan ciri-ciri profesi.
      4. Profesi harus mempunyai kode etik profesi. Jabatan doktor, notaris, arsitek, guru dan lainnya merupakan bidang  pekerjaan profesi mempunyai kode etik.
      5. Didalam unsur-unsur profesi memiliki wawasan pengetahuan yang bisa dipertanggung jawabkan berdasarkan teori yang ada. Didalam profesi yang dimilikinya ada penilaian dari masyarakat. Setiap profesi keguruan harus mempunyai norma-norma.

TUJUAN

Agar para peserta didik dapat menjadi siswa siswi yang berkepribadian baik dan pelajaran diberikan oleh guru profesional dapat dicerna dan diterima dengan baik dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Bagaimana rancangan sikap pada tingkah laku guru yang profesional

Meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengetahuannya, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, cara berpakaian guru dan cara berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa.

  1. Pengertian profesi, hakikat profesi ciri-ciri profesi
  • profesi adalah pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang berkualitas tinggi dalam mengabdi untuk mencapai kesejahteraan.
  • Hakikat profesi adalah melakukan pelayanan dan pengabdian yang dilandasi dengan kemampuan dan filsafat yang baik dan mantap.
  • Ciri-ciri profesi
  1. apabila seseorang berbicara seperti memiliki daftar teori yang sistematis.
  2. kewenangan diakui oleh masyarakat
  3. agar kebudayaan profesi yang terdiri atas norma atau kode etik.
  1. Apa yang dimaksud dengan unsur-unsur profesi dan kode etik.

Unsur-unsur profesi adalah memiliki dasar ilmu yang sistematis dari dasar teori. Maksudnya, memiliki wawasan pengetahuan yang bisa di pertanggung jawabkan/berdasarkan teori yang ada.

  • Kode etik adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi di dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam hidupnya dimasyarakat.

BAB III

PENUTUP

  1. A. Kesimpulan

Sikap guru yang profesional yaitu dapat meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengetahuan dan selalu memberikan dorongan kepada siswanya. Dan sebagai seorang guru juga dapat memberikan contoh yang baik kepada muridnya seperti yang terdapat pada kode etik guru yang mencantumkan agar perilaku seorang guru dapat dicontoh dan tidak mempunyai perilaku menyimpang agar siswa dapat meniru sifat seorang guru yang teladan.

  1. Saran

Supaya guru lebih bersemangat lagi dalam mendidik siswa dan jadilah seorang guru yang profesional supaya bisa menjadikan teladan bagi para muridnya dan dapat memberikan pelayan dan ilm dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s